Tuntut Penyegaran, Bupati Blitar Lantik 620 Pejabat.


Blitar.deliknews – Bupati Blitar Rijanto melantik 620 pejabat dengan jabatan administrasi dan jabatan fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar, Selasa (26/03/2019) di Pendopo Ronggo Hadinegoro.

Adapun pejabat yang dilantik termasuk Eselon 3a, Pejabat Eselon 3b, Pejabat Eselon 4a, Pejabat Eselon 4b, Kepala Puskesmas, Kepala SMP Negeri, Kepala SD Negeri, dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Terdiri dari Pejabat Administrator sebanyak 353, Pejabat Fungsional sebanyak 72, dan Kepala Sekolah SD/SMP sebanyak 195. Baik Pejabat Administrator maupun Pejabat Fungsional

Pengambilan sumpah atau janji jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Blitat Rijanto dan didampingi oleh Wakil Bupati Blitar Marhaenis Urip Widodo serta Sekretaris Daerah Totok Subihandono, serta turut hadir pula jajaran forum pimpinan daerah (Forpimda) Kabupaten Blitar.

Menurut Bupati Blitar Rijanto, kegiatan pelantikan dan mutasi merupakan kebutuhan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta pembinaan pola karier pegawai sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja.

“Seperti kita ketahui saat ini banyak  sekolah yang kosong begitu juga pejabat administrasi dan fungsional di kecamatan. Maka dari itu kita percepat pengisian jabatan agar aktifitas kembali lancar,” ungkap Bupati Rijanto.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan kepada setiap PNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar agar memahami, mematuhi dan melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta jangan neko-neko karena gaji dan tambahan penghasilan pegawai (TPP) yang didapat PNS sudah lebih dari cukup untuk hidup lebih layak.

Selain itu, orang nomer satu di lingkup Pemkab Blitar itu mengajak kepada semua ASN agar tidak melakukan pelanggaran dalam Pemilu 2019 karena sanksinya yaitu hukuman disiplin tingkat sedang sampai berat berdasarkan peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“Sekedar mengingatkan, didalam pemilihan serentak ini, ASN tidak boleh terlibat langsung dengan politik praktis. Jika ketahuan nantinya pihak penyelenggara pemilu akan meproses sesuai kententuan yang berlaku,” tuturnya.

Bupati menegaskan, dalam pengisian jabatan di Kabupaten Blitar ini bebas dari unsur jual beli. Dengan pengisian jabatan yang bersih ini, diharapkan pejabat bisa bekerja tanpa beban.

Tambahnya, setelah diambil sumpahnya dan dilantik secara simbolis, dihimbau agar para pegawai bisa segera beradaptasi di jabatan fungsional di Kabupaten Blitar. Sehingga pemerintahan segera lancar dan bisa melayani masyarakat dengan maksimal.” tutupnya.(hms)


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *