Peringatan Hari Isro’ Mi’roj Yang Digelar Pemkab Blitar, Bupati Himbau ASN Harus Meneladaninya


Blitar.deliknews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menggelar Pengajian Akbar peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M di Pendopo Sasana Adhi Praja Kantor Bupati Blitar, Senin (18/03/2019). Pengajian tersebut menghadirkan penceramah Dr. KH. So’im Al Qassy, M.Pd.I dari IAIN Tulungagung.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Drs. Mahadhin Choirul Ustadzy, MM dan ribuan jama’ah pengajian dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kakan Kementrian Agama Kabupaten Blitar, Camat se – Kabupaten masing-masing beserta istri, Pengurus dan Anggota TP PKK, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blitar, Guru TK, SD/MI, SMP/MTS di Kabupaten Blitar, Kepala KUA, MI, MTS, MA di Kabupaten Blitar, Pengurus Ormas Islam se-Kabupaten Blitar, Karyawan/ Karyawati Pemkab Blitar.

Didalam Al-Quran dijelaskan, Isra Mi’raj berawal saat Nabi Muhammad SAW yang berada di Mekkah didatangi oleh malaikat. Ia dibawa ke ‘Masjid terjauh’ yang dipercaya sebagai Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Di situlah Nabi Muhammad SAW berdoa bersama nabi-nabi dari masa yang sudah lampau.

Pada saat yang sama, Nabi Muhammad SAW diangkat ke surga dan Ia berkesempatan untuk berbicara dengan Allah. Karena itulah perayaan ini disebut Isra Mi’raj. Mi’raj berasal dari bahasa Arab yang berarti naik. Jadi, Mi’raj merupakan simbol dari naiknya Nabi Muhammad SAW dari bumi ke langit ketujuh.

Peristiwa ini juga sangat penting bagi umat Islam karena dipercaya bahwa saat berada di sana Muhammad mendapat perintah shalat lima kali dalam sehari. Karena itulah salat lima waktu sekarang masih tetap dilakukan walau 1.400 lebih tahun telah berlalu.

Momentum Isro’ dan Mi’roj akan di peringati pada tanggal 3 April 2019 mendatang, peringatan tersebut menjadi salah satu fenomena yang luar biasa dalam sejarah Islam. Peristiwa tersebut juga menjadi sederet kisah-kisah menarik yang tentunya bisa menambahkan keimanan sebagai muslim di seluruh dunia khususnya di Kabupaten Blitar.

Adapun Makna peringatan Isra Mi’raj atau Lailat al Miraj itu sendiri adalah mengenang perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Yerusalem menuju ke langit ketujuh. Umat Islam percaya bahwa Muhammad diangkat ke langit ketujuh untuk menerima perintah “Shalat“.

Bupati Blitar Rijanto, dalam sambutanya yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Drs. Mahadhin Choirul Ustadzy, MM mengatakan inti dalam peristiwa Isro’ Mi’roj adalah secara langsung Nabi Muhammad SAW menerima perintah sholat wajib yaitu isya’, subuh, dhuhur, ashar dan magrib.

“Kita sebagai umat muslim harus mampu meneladani Nabi Muhammad SAW dan mengerjakan shalat. Cermin manusia yang jujur dan disiplin dalam mengerjakan kewajiban sholat akan terlihat pula dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Cermin manusia yang jujur dan disiplin dalam mengerjakan kewajiban shalat sebagai muslim, akan terlihat pula dalam kehidupan sehari-hari baik dalam kehidupan di keluarga, masyarakat maupun lingkungan pekerjaan.

Dalam kaitannya dengan lingkungan pekerjaan, PNS  haruslah menjadi contoh. Dengan tingkat kejujuran dan disiplin yang tinggi, setiap pegawai akan menyadari tugas dan fungsi yang diembannya.“ ucap Asisten Administrasi Umum Mahadhin dalam sambutanya.

Sementara itu, Pengajian Akbar peringatan Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M  yang disampaikan oleh Dr. KH. So’im Al Qassy, M.Pd.I dengan jelas, terang dan meski kadang disertai guyonan namun makna dari Isra’ Mi’raj itu sendiri tetap dapat dihayati dan diharapkan dapat diamalkan dengan baik.

Ceramah disertai guyonan dimaksudkan agar khalayak tak merasa bosan yang tiap tahun selalu pesan serupa disampaikan, apalagi disertai sholawatan. Tentunya penceramah harus pandai mengemas, tanpa harus mengurangi pesan dari Isra’ Mi’raj itu sendiri.

Dalam ceramahnya, penceramah mengajak kepada seluruh jama’ah yang hadir untuk ikhlas dalam mengemban pekerjaan  yang telah di amanahkan serta memaknai peristiwa Isro’ Mi’roj sebagai suatu peristiwa yang perlu di amalkan setiap waktu terutama dalam hal keteladanan Rasulullah.“ demikian inti yang disampaikannya.(hms)


Like it? Share with your friends!

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *